GP F1 Sakhir Bahrain 2009 Review

Hasil kualifikasi hari sabtu 25 April 2009 menempatkan Jarno Trulli pada pole position diikuti oleh rekan setimnya Timo Glock dari toyota, Vettel yang juara pada GP China minggu lalu menempati posisi 3, selanjutnya adalah Button, Hamilton, Barichello, Massa, Rosberg dan Raikkonen pada posisi 10. Hasil ini memperlihatkan betapa kompetitifnya tim-tim F1 pada musim 2009 ini dimana sudah ada 3 tim yang berhasil mendominasi sesi kualifikasi yaitu Brawn GP, Red Bull Racing dan Toyota.

Kondisi cuaca di Bahrain baik dan cerah. Tidak ada tanda-tanda akan terjadinya badai pasir.

Start berjalan sangat seru dan Hamilton secara mengejutkan menusuk ke posisi 2. Ini terjadi diduga akibat penggunaan KERS oleh Hamilton yang memberikan mobilnya tenaga tambahan sebesar 80 HP. Pada tikungan pertama terjadi insiden yang melibatkan Massa dan Barichello.

Setelah keadaan mulai stabil, pada lap 2 posisi menjadi Glock, Trulli, Button, Hamilton, Vettel, Barichello, Raikkonen dan Alonso.

Vettel terus mengejar Hamilton, perang antara 2 pembalap muda dengan bakat super. Dua Toyota, Glock dan Trulli memimpin balapan dengan mudah dan terus meninggalkan pembalap lainnya, Toyota membawa bahan bakar yang sangat ringan sehingga perlu mem push mobil mereka agar mendapatkan gap yang cukup jauh karena mereka akan masuk pit lebih cepat daripada pembalap lain.

Benar saja, pada lap 11 Glock harus mengakhiri stint pertamanya dan masuk pit. Glock bergabung kembali di posisi 9 tepat di belakang Rosberg. Read more »

GP F1 Bahrain 2009 Preview

Pada hari minggu tanggal 26 April 2009 akan digelar balapan seri ke empat Formula One yang berlokasi di Sakhir Bahrain. Berlokasi di selatan dari Ibukota Manama dan sirkuit ini didesain oleh arsitek jerman Hermann Tilke yang juga mendesain semua sirkuit F1 modern di seluruh dunia. Bahrain International Circuit (BIC) memiliki luas total 170 hektar. BIC memiliki 5 variasi sirkuit dan yang terpanjang adalah yang digunakan untuk Grand Prix F1 sepanjang 5,412 km.

bahrain-international-circu Read more »

Vettel, The Prodigy and The New Rain Master

Judul artikel yang sangat tepat menurut saya, apa buktinya? sudah lama saya mengamati sepak terjang Sebastian Vettel yang masih sangat muda, dan ia berhasil mencuri perhatian dunia F1 dengan prestasinya yang luar biasa. Lihat tahun lalu dimana Vettel menjadi juara GP termuda di Monza Italia. Perjuangannya tidak semudah Hamilton yang langsung mendapatkan mobil dan tim yang mapan di dunia F1, Vettel berjuang bersama tim STR (Scuderia Toro Rosso) yang merupakan tim menengah-bawah di persaingan balap jet darat ini, dan ia mampu menjadi juara GP termuda. Bahkan banyak pendapat yang mengatakan bahwa Hamilton memang hebat, tapi Vettel lebih hebat lagi. Vettel merupakan prodigy di dunia F1. Read more »

Grand Prix F1 Shanghai China 2009 Review

vettelreuters-isi1GP China merupakan balapan yang sangat seru disertai dengan hujan dan banyak aksi overtaking.
Grand Prix China merupakan balapan dimana isu diffuser bertingkat (double decker diffuser) yang dikembangkan oleh Brawn GP, Toyota dan Williams telah resmi dilegalkan oleh FIA. Implikasi dari keputusan ini membuat tim lainnya mengembangkan jenis diffuser yang serupa misalnya Mclaren dan Renault. Tak ketinggalan Red Bull Racing yang rancangan diffuser nya semula ditolak oleh FIA.

Kualifikasi pada tanggal 18 April 2009 sangat mengejutkan. Hasil kualifikasi pada hari sabtu menempatkan Sebastian Vettel pada pole position diikuti oleh Fernando Alonso dari Renault. Posisi 3 ditempati oleh rekan setim Vettel yaitu Mark Webber. Sedangkan juara 2 seri sebelumnya yaitu Jenson Button hanya menempati posisi ke lima dibelakang rekan setimnya Rubens Barichello yang menempati posisi ke empat. Ini merupakan pole position yang pertama kali bagi tim Redbull selama mengikuti balapan jet darat.

Bila pada 2 balapan sebelumnya grid biasanya dikuasai oleh 3 tim yang pertama kali mengembangkan diffuser, yaitu BGP, Toyota dan Williams, kini persaingan diramaikan oleh 1 tim baru yaitu Red Bull Racing (RBR) dan tanpa tanggung-tanggung, tim ini langsung menempatkan 2 pembalapnya di posisi 3 besar.

Start dilakukan pada cuaca yang tidak begitu baik. Hujan yang cukup deras membuat flying start harus dilakukan di belakang safety car. Beberapa pembalap (Massa, Sutil dan Raikkonen) sempat spin dan keluar trek karena sirkuit yang sangat licin walaupun masih dalam keadaan safety car.

Pada lap 6 Alonso masuk pit karena bahan bakar yang dibawa saat start sangat ringan sehingga ia perlu mengisi bahan bakar kembali dan akibatnya Alonso kehilangan posisi 2 nya.

Safety car keluar dari sirkuit pada lap 9 dan balapan sebenarnya pun dimulai. Posisi saat start normal adalah tetap Vettel terdepan diikuti Webber, Barichello, Button, Truli, Raikkonen, Hamilton dan Buemi. Hamilton yang merupakan pembalap yang jago pada saat hujan benar-benar menunjukkan memperlihatkan dirinya sebagai rainmaster. Hamilton langsung menyalip Raikkonen dan Trulli sehingga berada pada posisi P5. Pada lap 11 Button berhasil memperbaiki posisinya menjadi P3 setelah berhasil menyalip rekan setimnya Barichello.

Balapan menjadi semakin tak terprediksi akibat hujan yang terus mengguyur trek, banyak sekali aksi overtaking yang terjadi akibat kesalahan-kesalahan yang terjadi karena sirkuit yang licin dan banyaknya standing water. Hamilton spin dan keluar trek namun dapat kembali melanjutkan balapan, Hamilton kehilangan 4 posisi menjadi P9 akibat spin tersebut.

Bila Hamilton disebut-sebut sebagai jago hujan, begitu pula halnya dengan Sebastian Vettel yang memimpin balapan dengan tenangnya dan sungguh cepat, tanpa cela. Vettel masuk pit pada lap 15 dan kembali keluar pada posisi 3 di belakang Button dan Barichello, sedangkan Webber telah masuk pit sebelumnya dan berada di posisi 4.

vettelparksafp-isi

Pada lap 18, tiba-tiba Kubica tidak dapat mengontrol mobilnya dan menyodok bagian belakang mobil Trulli dengan sangat dahsyat dan membuat Trulli retire sedangkan Kubica masih berhasil masuk ke pit untuk mengganti sayap depan mobilnya yang hancur berkeping-keping. Safety car pun dikeluarkan ke sirkuit, hal ini akan sangat menguntungkan Vettel yang saat itu berada di posisi 3 karena Button belum masuk pit yang pertama karena secara otomatis jarak yang dibangun oleh Button akan menjadi sangat dekat dengan keluarnya safety car dimana semua pembalap tidak boleh saling menyalip dan berjalan lambat. Namun sepertinya Button masih dinaungi nasib baik ditambah dengan kemampuan tim BGP membaca situasi, ia pun masuk pit tepat ketika safety car dikeluarkan, dan ia pun kembali berada di posisi 3 di belakang Sebastian Vettel. Read more »

Grand Prix of China 2009 Preview

c_21

Panjang Lintasan : 5.451 km

Profil :
Waktu : GMT +8

Jumlah Lap : 56
Jarak Total Balapan : 305.066 km
Rekor Lap : 1:32.238 – M Schumacher (2004)

Lokasi :
Berlokasi di propinsi Jiangsu, 40 menit dari Shanghai’s People’s Square dan 5 menit dari  Jia Liu Expressway.

Alamat :
29F Jiushi Tower, 28 Zhongshan Rd 200010

Sejarah :
Sirkuit yang sangat menantang ini dirancang oleh ahli yang sangat terkenal, siapa lagi kalau bukan Hermann Tilke, yang juga merancang sirkuit Bahrain dan Malaysia serta memodifikasi sirkuit Hockenheim dan Nurburgring.
Trek dirancang menyerupai bentuk huruf Cina ’shang’ yang berarti tinggi atau atas.

Tersedia akomodasi untuk penonton hingga 200.000 orang dengan grandstand utama yang mampu menampung 29.500 orang dimana di tempat tersebut dapat melihat hampir 80% dari trek.

Terdapat dua stand yang saling berseberangan di bagian timur laut sirkuit yang mampu menampung lebih dari 10.000  penonton masing-masingnya dengan atap yang berbentuk daun bunga teratai dan 150.000 orang dapat ditampung oleh stand stand temporer lainnya.

Grand Prix F1 Sepang Malaysia Review

buttonBalapan yang menegangkan walau akhirnya sedikit mengecewakan.

Berawal dari kualifikasi, tim brawn GP (atau sekarang disebut Brawn Mercedes) telah memperlihatkan ketangguhan mobil dan para pembalapnya. Pole position diduduki oleh Jenson Button dari BGP, diikuti oleh Jarno Truli, Timo Glock, Nico Rosberg,

Juara dunia musim 2008 lalu Lewis Hamilton hanya menduduki posisi ke 12 dibawah rekan setimnya Kovalainen di posisi 11, bahkan Massa dari Ferrarri yang menjadi runner up musim lalu knock out di sesi Q1 (posisi 16). hanya Kimi Raikkonnen yang berhasil masuk di 10 besar grid.

Kejadian pada saat start sungguh mengejutkan, Nico Rosberg terbang dan menjadi yang terdepan sebelum tikungan pertama, Kubica mengalami start yang sangat buruk dan bendera kuning sempat dikibarkan karenanya. Button dan Rosberg sempat bertarung wheel to wheel di tikungan pertama, namun karena Rosberg berada di bagian dalam maka ia berhasil merebut pimpinan balapan diikuti oleh Truli, Alonso, Button, Barichello dan Kimi. Read more »

Serangan Emosional (Emotional Attack)

Yang menjadi latar belakang saat menulis blog ini adalah karena pengalaman pribadi dan setelah melakukan sedikit kontemplasi, mulai mencoba menganalisa serangan emosional yang sungguh fenomenal di dalam hidupku. Selama hidup selama 25 tahun, saya telah mengalami serangan emosional ini minimal 2 kali, yang pertama adalah Read more »

F1 2009 Calendar

We all just can`t wait for the next season for F1 Grand Prix.

2009 FIA Formula One World Championship calendar (provisional)
29 March Australia
5 April Malaysia Read more »

Kimi Akan Kembali Musim F1 2009

Apa yang terjadi pada Kimi Raikkonen tahun ini??? Empat balapan Grand Prix berturut-turut tanpa poin, performanya juga yang tidak begitu gemilang. Bahkan Luca Montezemolo mangatakan benarkah bahwa dia adalah Kimi?, artinya ini bukanlah kemampuan Kimi yang sebenarnya. Semua fans Kimi Raikkonen tentunya kecewa, termasuk saya sendiri. Read more »

Three Pilars of Satanic Finance

Tulisan ini saya buat setelah tercerahkan oleh buku dengan judul Satanic Finance yang ditulis oleh A. Riawan Amin. Saya sarankan untuk membacanya karena akan sangat berguna dan mudah dipahami bahkan oleh orang awam sekalipun. Banyak orang diantara kita merasa sistem perbankan konvensional modern adalah cara hidup dan pengelolaan keuangan yang sempurna dan sangat membantu meningkatkan perekonomian negara, ternyata…

Read more »