Grand Prix F1 Sepang Malaysia Review

buttonBalapan yang menegangkan walau akhirnya sedikit mengecewakan.

Berawal dari kualifikasi, tim brawn GP (atau sekarang disebut Brawn Mercedes) telah memperlihatkan ketangguhan mobil dan para pembalapnya. Pole position diduduki oleh Jenson Button dari BGP, diikuti oleh Jarno Truli, Timo Glock, Nico Rosberg,

Juara dunia musim 2008 lalu Lewis Hamilton hanya menduduki posisi ke 12 dibawah rekan setimnya Kovalainen di posisi 11, bahkan Massa dari Ferrarri yang menjadi runner up musim lalu knock out di sesi Q1 (posisi 16). hanya Kimi Raikkonnen yang berhasil masuk di 10 besar grid.

Kejadian pada saat start sungguh mengejutkan, Nico Rosberg terbang dan menjadi yang terdepan sebelum tikungan pertama, Kubica mengalami start yang sangat buruk dan bendera kuning sempat dikibarkan karenanya. Button dan Rosberg sempat bertarung wheel to wheel di tikungan pertama, namun karena Rosberg berada di bagian dalam maka ia berhasil merebut pimpinan balapan diikuti oleh Truli, Alonso, Button, Barichello dan Kimi.

Belum lama balapan berlangsung, Kovalainen dari Mclaren spin dan keluar trek (retired). Pada lap 4, Button berhasil menyalip Alonso, diikuti oleh Barichello sehingga pada lap 5 posisi terdepan berubah menjadi Rosberg, Truli, Button, Barichello, Alonso, Raikkonnen, Webber, Glock. Nico Rosberg mulai kelihatan nyaman memimpin lomba.

Pimpinan lomba direbut oleh Button setelah pit pertama karena Button lebih lama berada di trek dan berhasil mem-push mobilnya sehingga keluar di depan Truli dan Rosberg.

Tiba-tiba hujan mengguyur sebagian sirkuit sepang pada lap 18. Ferrarri melalui Raikkonnen bertaruh dengan mengganti ban dengan ban basah untuk mengantisipasi hujan, namun ferrarri salah perhitungan, Raikkonnen pun mendapat hasil lap yang sangat lambat (2 menit 19 detik).

Hujan semakin deras dan semua mobil pun masuk pit untuk mengganti ban dengan ban basah. Adalah Timo Glock yang mendapat keuntungan dengan pemilihan ban yang tepat, Glock memakai ban Intermediate saat hujan belum sangat deras, hasilnya dia lebih cepat 10 detik per lap dari mobil lain. Saat hujan deras, Glock baru mengganti ban dengan ban basah ekstrim. Saat ini terjadi, urutan pembalap menjadi tidak terprediksi.

Hujan sangat deras, bahkan hamilton yang disebut-sebut rain master pun tidak dapat berbuat apa-apa.

Akhirnya pada lap 31 balapan dihentikan dengan dikibarkannya Red Flag. Keputusan ini diambil oleh Charlie Whiting sebagai race director karena balapan sudah dianggap sangat membahayakan pembalap. Di sepanjang sirkuit muncul banyak Aquaplanning (genangan air) yang mengakibatkan 4 pembalap melintir dari trek.

Pada saat red flag, kedudukan pembalap adalah Button, Glock, Heidfeld, Truli, Barichello, Hamilton, Rosberg dan Webber.

Balapan baru berjalan sekitar 1 jam dan 5 menit. Peraturan F1 adalah bahwa setiap balapan hanya boleh berdurasi 2 jam, bila balapan tidak di restart, maka kedudukan akhir sebelum red flag lah yang akan deitentukan sebagai juara.

Akhirnya setelah menunggu sekian lama, race director mengumumkan bahwa balapan tidak akan dimulai kembali. dengan ini maka Button ditetapkan sebagai juara Grand Prix Sepang Malaysia. Bila minggu lalu button finish dan juara pertama melalui safety car, maka di Sepang Button menang karena red flag. What a Luck!!.. Mengutip dari seseorang, juara dunia memang butuh keberuntungan disamping skill yang hebat.

Kedudukan akhir adalah :

1. Button

2. Heidfeld

3. Glock

4. Truli

5. Barichello

6. Hamilton

7. Rosberg

8. Webber

Glock menjadi urutan 3 karena keputusan dari race director setelah mempelajari hasil rekaman video sebelum red flag dikibarkan. Poin yang diperoleh oleh Button dipotong setengahnya karena balapan belum menyelesaikan 75% dari keseluruhan lap, sehingga semua pembalap yang mendapat poin hanya mendapat setengah dari poin biasa.

Dengan hasil ini, BGP semakin memimpin dan mereka mulai siap membidik juara dunia pembalap dan konstruktor. Hati-hati Hamilton dan Ferrarri!!!

Leave a Reply